GELAR TASYAKURAN, POTONG TUMPENG DAN DIHADIRI ULAMA

Operator Desa 20 Februari 2017 09:09:01 WIB

MALANG - Bupati Malang, Dr. H. Rendra Kresna bersama Wakil Bupati Malang, Drs. H. M. Sanusi, MM menggelar Tasyakuran 1 Tahun Madep Manteb Manetep di Pendopo Agung, Kota Malang, Jumat (17/2) malam. Acara peringatan perjalanan duet kepemimpinan keduanya ini ditandai dengan pengajian, pemberian tali asih 100 anak yatim piatu dan potong tumpeng. 

Bupati Malang hadir bersama istri Hj. Jajuk Sulistyawati dan Wakil Bupati Malang hadir bersama istri Hj. Anis Zaidah. Tampak hadir Sekretaris Daerah Kabupaten Malang,  Dr. H. Abdul Malik,  SE,  MSi.  Sedangkan, undangan yang hadir diantaranya Kapolres Malang, Dandim 0818 Baladhika Jaya, Kepala Pengadilan Negeri Kepanjen, Kepala Kemenag Kabupaten Malang, Ketua Majelis Ulama Indonesia, para kyai dan ulama di Kabupaten Malang, serta Kepala SKPD di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang.  

Bung Rendra, sapaan akrab Bupati Malang mengatakan, 1 tahun kerja pada periode kedua kepemimpinannya lebih terfokus pada tiga hal. Yakni, percepatan pengurangan angka kemiskinan, meningkatkan daya tarik potensi wisata, dan meningkatkan kualitas lingkungan hidup. Hal ini bisa terwujud dengan cara pemerintah yang didukung Aparatur Sipil Negara (ASN) wajib memperkuat komitmen memberikan yang terbaik kepada masyarakat Kabupaten Malang. 

"Komitmen ini selalu dijaga dan diperkuat dengan program kegiatan yang dikehendaki, diinginkan dan diharapkan masyarakat, bukan sebaliknya justru yang dikehendaki, diinginkan dan diharapkan para pejabat. Jika tidak, maka hasilnya tidak akan maksimal, karena mungkin bekerja hanya atas dasar perintah, jabatan dan gaji yang didapatkan para pegawai," ujarnya dalam sambutan. 

Ia lantas menyebut, semua itu adalah janji politik dirinya bersama Wabup kepada masyarakat melalui visi misi Madep Manteb Manetep yang kemudian mampu diterjemahkan para pegawai secara baik. Tentunya, dengan menjadi pelayan masyarakat yang semaksimal mungkin. Satu tantangan yang masih di depan mata adalah menaikkan derajat 12 ribu rumah warga yang berpresikat masih tidak layak huni menuju layak huni dengan cara program bedah rumah. 

"Saya pikir jumlah 12 ribu dari total 750 ribu rumah di Kabupaten Malang itu bisa terwujud sebelum 2020. Selain itu, kami yakin dengan support seluruh pihak, satu desa miskin dari total 378 desa yang ada di Kabupaten Malang bisa lepas dari predikat tersebut," harap Bung Rendra. 

Bupati Malang juga menyebut berbagai prestasi yang diraih Kabupaten Malang selama ini, bukan dari hasil instan namun hasil dari perjalanan panjang pembangunan. Dalam kesempatan ini, ia juga menyampaikan terima kasih kepada Kapolres Malang dan Dandim 0818 Baladhika Jaya atas sukses menciptakan suasana nyaman, aman dan masyarakat wilayah Kabupaten hidup bersatu tidak terpecah-belah. 

"Jangan hanya berbicara program pembangunan untuk diri kita sendiri tetapi 10 tahun, 20 tahun. Jangan hanya berpikir output, tetapi lebih ke dampak yang dirasakan langsung dan diinginkan masyarakat," pungkas Bung Rendra. (humas/poy)

 

Sumber dari :http://www.malangkab.go.id/site/news/detail/2971/gelar-tasyakuran-potong-tumpeng-dan-dihadiri-ulama.html

Komentar atas GELAR TASYAKURAN, POTONG TUMPENG DAN DIHADIRI ULAMA

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Komentar
 

Komentar Terkini

Info Media Sosial

FacebookTwitterGoogle PlussYoutube

Lokasi Pandansari

tampilkan dalam peta lebih besar

Statistik Pengunjung

Hari ini
Kemarin
Jumlah pengunjung

Web GIS

PRODESKEL

Prodeskel

Portal PemKab Malang

Radio Streaming. Rakom Surya FM Ngantang