Visi Misi

Administrator 01 April 2013 14:14:06 WIB

Visi Misi Pemerintah Desa Pandansari

Visi dan Misi

Visi

Visi dalam hal ini adalah visi pemerintahan desa, yaitu visi Kepala Desa. Visi pemeritahan desa pada dasarnya merupakan gambaran masa depan yang akan diwujudkan oleh pemerintah desa dalam periode 2013 - 2019 fungsi visi pemerintah desa, terutama sebagai arah bagi perjalanan pemerintah desa dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Visi bukan mimpi dan bukan slogan tetapi visi harus diwujudkan dan dapat diarahkan ketercapaiannya.

Desa Pandansari masih dijumpai masalah - masalah yang perlu ditangani dengan sungguh- sungguh pada periode 2013-2019 yaitu pada bidang: ekonomi rakyat, pendidikan, kesehatan, infra struktur, lingkungan, kemiskinan, pengangguran, pemerintahan dan potensi desa.

Berdasarkan masalah potensi dan harapan masa depan maka pemerintah desa Pandansari dalam periode 2013-2019 menetapkan visi sebagai berikut :



Terwujudnya Desa Pandansari Yang Mandiri, Agamis, Demokratis, Produktif, Maju, Aman, Tertib, Berdaya Saing dan Sejahtera. “MADEP MANTEBS”  Melalui Peningkatan SDM Serta Hati Mulia Mbangun Deso”

Mempunyai slogan “Nyawiji Mbangun Deso”



Penjelasan Visi :
Pada visi tersebut terdapat 9 kata kunci yaitu : mandiri, agamis, demokratis, produktif, maju, aman, tertib, berdaya saing dan Sejahtera, artinya dalam rangka mencapai tujuan umum pembangunan Desa Pandansari yaitu Masyarakat sejahtera maka dalam 5 tahun yang akan datang ini di perlukan upaya mewujudkan :

Mandiri : Kemandirian dalam hal ini meliputi 2 (dua) sisi yaitu pemerintah desa dan masyarakat. Oleh karena itu ketercapaian kemandirian dapat dilihat dari adanya peningkatan kemampuan pemerintah desa dan peningkatan kemampuan masyarakat dalam pelaksanaan pembangunan desa.

yang di maknai dengan pertama : kemandirian pengelolaan Desa berupa kebijakan Pemerintah Desa yang mengutamakan kemampuan Desa dalam rangka mengelola potensi SDA dan buatan yang di dukung oleh kemampuan SDM, energi, infrastruktur, dan pelayanan publik. Kedua : kemandirian masyarakat berupa sikap dan kondisi masyarakat yang memiliki semngat entrepreneurship untuk semakin mampu memenuhi kebutuhan dengan mengandalkan kemampuan dan kekuatan sendiri. Inti dari pengertian kemandirian adalah semakin berkembangnya jiwa leadership di kalangan pemerintah dan semangat entrepreneurship di kalangan masyarakat luas.

Agamis : yang dimaknai dengan kondisi masyarakat yang senantiasa menerapkan nilai-nilai agama dalam kehidupan sehari-hari dan senantiasa menigkatkan kualitas keamanan dan ketaqwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa serta berakhlak mulia yang diharapkan berdampak terhadap keamanan, ketertiban, dan produktivitas tinggi.

Demokratis : yang dimaknai dengan penyelenggaraan pemerintahan yang melibatkan partisipasi masyarakat, dengan sikap saling menghargai perbedaan dalam berfikir, bertindak, maupun pengambilan keputusan bersama yang berlandaskan hukum dan keadilan.

Produktif : yang dimaknai dengan semakin meningkatnya kualitas kinerja masyarakat sebagai pilar utama peningkatan perekonomian daerah.


Maju : yang dimaknai dengan semakin meningkatnya kualitas SDM dan hasil-hasil pembangunan yang ditandai dengan semakin meningkatnya indeks pembangunan manusia.

Aman : yang dimaknai dengan semakin meningkatnya keamanan masyarakat dan terlaksananya penegakan hukum yang berkeadilan tanpa memandang kedudukan, pangkat, jabatan seseorang serta terciptanya penghormatan pada hak-hak asasi manusia.

Tertib : yang dimaknai dengan semakin meningkatnya kepatuhan masyarakat terhadap berbagai peraturan hukum yang berlaku.
 
Berdaya Saing : yang dimaknai dengan semakin meningkatnya kualitas produk usaha mikro, kecil, menengah dan koperasi untuk bersaing di pasar lokal maupun nasional serta semakin meningkatnya daya saing Desa dalam rangka menarik minat investor.

Sejahtera  : Masyarakat yang sejahtera merupakan konsidi masyarakat  yang berkecukupan secara lahir dan batin. Secara awam sejahtera berkaitan dengan urusan kenyang, sehat, nyaman dan agama atau dalam pengembangan adalah ekonomi, kesehatan, pendidikan, lingkungan dan agama . 


 
Hal ini sejalan dengan pesan fisolofi pembangunan dalam sesanti lambang Kabupaten Malang yaitu : Satata Gama Karta Raharja atau terwujudnya Kabupaten Malang yang adil dan makmur materiel dan spirituil disertai kerukunan beragama atas dasar kesucian yang langgeng (abadi). Dengan kata lain kemakmuran atau kesejahteraan yang ingin diwujudkan bukan hanya kesejahteraan materiel atau lahiriyah namun juga kesejahteraan secara spiritual dan batiniyah. Kesejahteraan yang utuh itu diyakini dapat dicapai dengan mewujudkan kemajuan secara komphrensif dari 9 kunci tersebut di atas.

Dari uraian tersebut diatas, maka ketercapaian visi Kepala Desa dapat diuraikan sebagai berikut :

  1. Makin kuatnya kelembagaan pemerintahan desa
  2. Makin meningkatnya peran masyarakat dalam pembangunan.
  3. Makin baiknya kebijakan-kebijakan pemerintah desa dalam penyelengaraan pemerintahan desa.
  4. Makin baiknya kualitas pembangunan desa.
  5. Makin meningkatnya kesejahteraan kehidupan dari masyarakat


2. Misi

Misi adalah implementasi dari keinginan menyatukan langkah dari gerak dalam melaksanakan visi yang telah ditetapkan, Misi dalam hal ini adalah misi Kepala Desa. Misi pada dasarnya merupakan penjabaran atau operasionalisasi dari visi. Misi merupakan bidang bidang yang akan diarungi untuk menuju tercapainya visi yang telah ditetapkan. Misi juga berapa output - output yang pernah diciptakan terlebih dahulu untuk mewujudkan visi. Misi pada dasarnya merupakan beban yang akan dipikul dan diselesaikan agar visi dapat terwujud.

Untuk mewujudkan visi Kepala Desa sebagaimana rumusan dimuka, maka dirumuskan misi  (beban kinerja yang harus dilaksanakan) sebagai berikut :

  • Menyelenggarakan pemerintahan desa yang efisien, efektif, dan bersih dengan mengutamakan masyarakat .
  • Meningkatkan sumber sumber pendanaan pemerintahan dan pembangunan desa.
  • Mengembangkan pemberdayaan masyarakat dan kemitraan dalam pelaksanaan pembangunan desa.
  • Meningkatkan kualitas sumber daya manusia dalam pembangunan desa yang berkelanjutan.
  • Mengembangkan perekonomian desa.
  • Menciptakan rasa aman, tentram, dalam suasana kehidupan desa yang demokratis dan agamis.
  • Meningkatkan Kemandirian melalui pemberdayaan masyarakat kalangan wong cilik di Desa Pandansari untuk keperluan pemanfaatan potensi sosial dan ekonomi serta untuk mengoptimalkan prakarsa-prakarsa cerdas dalam kehidupan masyarakat.
  • Meningkatkan pembinaan mental spiritual masyarakat di Desa Pandansari, sehingga kualitas kehidupan beragama tidak hanya ditumpukan pada kesalahan pribadi, tetapi juga tercermin pada menguatkan kesalehan ritual sesai dengan agama dan kepercayaan masing-masing yang kemudian diterjemahkan dalam kesalehan sosial
  • Meningkatkan pendidikan politik dan hukum kepada masyarakat Desa Pandansari demi terwujudnya tatanan masyarakat madani yang berkeadaan dengan berlandaskan keadilan dan kebenaran
  • Meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat kurang mampu di Desa Pandansari melalui reformasi sistem pelayanan kesehatan berdasarkan semangat populisme dan negara kesejahteraan
  • Meningkatkan pendidikan dasar bagi masyarakat Desa Pandansari untuk keperluan menyongsong era globalisasi yang mem-prasyaratkan adanya kemampuan berpikir secara sistematis dan logis
  • Meningkatkan peran serta perempuan dalam pembangunan di Desa Pandansari melalui peningkatan kesadaran dan pemahaman akan pentingnya kesetaraan gender
  • Mewujudkan revitalisasi pertanian dan ekonomi kerakyatan di Desa Pandansari sebagai bagian penting dari upaya peletakan dasar industrialisasi di pedesaan
  • Mempercepat Pembangunan Ekonomi dan Infrastruktur
  • Membangun sumberdaya manusia yang ”Berdaya Saing” tinggi yang dilandasi oleh nilai-nilai keagamaan, hukum dan sosial budaya.          

 

Rumusan Misi tersebut diatas dapat dijelaskan sebagai berikut :

Misi 1 :    Meningkatkan tugas pokok dan fungsi Pemerintah Desa dalam Menyelenggarakan pemerataan desa yang efisien, efektif dan bersih.

Tujuan pemerintah secara garis besar ada 3 hal yaitu membina/ mengembangkan, membangun/ memberdayakan dan melindungi seluruh masyarakat. Untuk mewujudkan 3 tujuan tersebut maka diciptakan suatu kelembagaan pemerintahan yang mengacu  kepada prinsip prinsip manajemen antara lain efisien dan efektif serta prinsip “Clean Government” yaitu pemerintah yang bersih, oleh karena itu aparat pemerintah desa dalam menjalankan tugas dan fungsinya harus secara profesional, produktif, dan transparan serta akuntabel.

Misi 2 :   Meningkatkan sumber sumber pendanaan pemerintahan  dan menjadi Desa yang selalu terdepan dalam pelaksanaan Pembangunan dengan memanfaatkan sekto-sektor unggulan dalam pembangunan Desa.

Dana bagi penyelenggaraan pemerintahan desa merupakan elemen yang mutlak harus ada. Visi dan Misi tidak akan terwujud tanpa tersedianya  dana. Oleh karena itu pemerintahan yang kuat ditandai oleh cukup dan beragamnya  sumber-sumber dana yang dimilikinya.

Tujuan pokok dalam kaitannya dengan penyediaan sumber dana adalah mengembangkan sumber pendanaan pemerintahan dan pembangunan desa dengan menggali, mengoptimalkan pendapatan asli desa dan menggerakkan swadaya masyarakat desa serta melakukan koordinasi dengan pemerintah atas desa.

Misi 3 :  Mengembangkan pemberdayaan masyarakat desa dan kemitraan dalam pelaksanaan pembangunan desa serta Mengokohkan kehidupan social kemasyarakatan melalui peningkatan Peran Pemuda, Olahraga, seni dan budaya dalam bingkai kearifan lokal.

Pembangunan pada dasarnya merupakan tugas pemerintah dan masyarakat. Dalam alam demokrasi diharapkan peranan masyarakat lebih dominan  dalam pelaksanaan pembangunan desa.  Sebagai upaya menuju sasaran tersebut, maka salah satu langkah yang perlu dilakukan adalah pemberdayaan masyarakat lebih terprogram dan terarah. Di sisi lain untuk meningkatkan kemampuan masyarakat perlu kemitraan dengan pihak lain. Kemitraan tidak hanya akan memperkuat dalam hal pendanaan, tetapi dalam kemitraan akan terjadi transfer pengetahuan, teknologi dan manajemen yang sangat penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan kualitas usaha.

Misi 4 : Meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan kinerja Pemerintahan Desa melalui Profesionalisme tata kelola serta perluasan partisipasi publik dalam pembangunan desa yang berkelanjutan dan Membangun Masyarakat yang berkualitas dan berdaya saing

Pembangunan pada dasarnya merupakan hasil interaksi antara sumber daya, teknologi dan kebijakan. Sumber daya terdiri dari sumber daya manusia dan sumber daya non manusia. Sebagai sumber daya sekaligus sebagai pengambil manfaat dari pembangunan maka diperlukan manusia-manusia yang cerdas dan memiliki moral yang tinggi. Upaya kongkrit untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia antara lain dengan meningkatkan pendidikan, kesehatan dan pendapatannya.

Misi 5 :   Mengembangkan dan Membangun perekonomian desa yang kokoh

Salah satu masalah yang mendasar yang dihadapi dalam pembangunan desa, sebagai dampak krisis  ekonomi adalah besarnya  tingkat pengangguran yang bermuara dengan makin meningkatnya jumlah penduduk miskin. Upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi permasalahan mendasar tersebut adalah menggerakkan sektor perekonomian desa dengan memperluas akses masyarakat desa ke sumber sumber daya produktif, untuk pengembangan usaha seperti lahan, prasarana sosial ekonomi, permodalan, informasi, teknologi dan pasar.

Misi 6 :   Menciptakan rasa aman, tentram indah ,nyaman, dan manusiawi dalam suasana kehidupan masyarakat desa yang demokrasi dan agamis.

Pembangunan demokrasi umumnya akan menyentuh lapangan antara lain politik/ kekuasaan, hak dan kewajiban serta HAM. Sedangkan pembangunan di bidang keagamaan adalah untuk menciptakan kehidupan masyarakat yang agamis yang akan bermuara pada terbentuknya moral masyarakat yang tinggi. Namun demikian 2 kehidupan tersebut tidak bisa berkembang manakala selalu ada gangguan baik gangguan alam  maupun konflik dalam masyarakat atau dengan kata lain masyarakat tidak ada rasa aman dan tentram. Selain itu rasa aman dan tentram juga mendorong produktivitas masyarakat lebih tinggi.

Dari uraian tersebut diatas, maka pencapaian  misi Kepala Desa dapat diindikasikan sebagai berikut :

  1. Terselenggaraanya tugas-tugas pemerintahan desa secara efektif.
  2. Tersusunya program-program pembangunan desa secara efektif dan efisien
  3. Penggunaan dana yang makin terarah dan efisien/ benar
  4. Terlaksanaanya pengawasan melekat yang efektf.
  5. Meningkatnya jumlah dan keragaman sumber - sumber pendanaan desa.
  6. Meningkatnya kemandirian masyarakat, terutama dalam bidang pendanaan pembangunan.
  7. Meningkatnya keterlibatan masyarakat dalam pelaksanaan pembangunan.
  8. Meningkatnya kemampuan masyarakat mengakses ke sumber-sumber daya termasuk informasi.
  9. Meningkatnya usaha kemitraan yang dilakukan oleh masyarakat.
  10. Meningkatnya tingkat pendidikan masyarakat.
  11. Meningkatnya tingkat kesehatan masyarakat.
  12. Berkembangnya produktivitas sektor pertanian dan sektor sektor rill ekonomi desa.

 

 

 

 

Komentar atas Visi Misi

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Komentar
 

Komentar Terkini

Info Media Sosial

FacebookTwitterGoogle PlussYoutube

Lokasi Pandansari

tampilkan dalam peta lebih besar

Statistik Pengunjung

Hari ini
Kemarin
Jumlah pengunjung

Web GIS

PRODESKEL

Prodeskel

Portal PemKab Malang

Radio Streaming. Rakom Surya FM Ngantang